- oleh adminpuskesmas
- 02 Juni 2026 13:35:59
- 1 views

Hantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus yang terinfeksi. Penularan kepada manusia dapat terjadi saat menghirup udara yang tercemar oleh urine, kotoran, atau air liur tikus yang mengandung virus. Meskipun jarang terjadi, infeksi Hantavirus dapat menyebabkan penyakit serius yang menyerang paru-paru dan berpotensi mengancam jiwa.
Bagaimana Hantavirus Menular?
Penularan Hantavirus dapat terjadi melalui:
- Menghirup debu yang terkontaminasi urine atau kotoran tikus.
- Menyentuh benda yang terpapar cairan tubuh tikus kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.
- Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.
- Gigitan tikus (jarang terjadi).
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Gejala awal Hantavirus sering menyerupai flu, antara lain:
- Demam
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Badan lemas
- Mual dan muntah
- Nyeri perut
Pada kondisi yang lebih berat dapat muncul:
- Batuk
- Sesak napas
- Napas cepat
- Dada terasa berat
- Penurunan tekanan darah
Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat berkembang menjadi gagal napas dan kondisi yang mengancam keselamatan jiwa.
Siapa yang Berisiko?
Risiko tertular lebih tinggi pada:
- Orang yang tinggal di lingkungan dengan populasi tikus tinggi.
- Petani, peternak, dan pekerja lapangan.
- Mereka yang membersihkan gudang, rumah kosong, atau tempat penyimpanan tanpa alat pelindung diri.
- Lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik.
Cara Mencegah Hantavirus
Pencegahan dapat dilakukan dengan:
- Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.
- Menutup celah atau lubang yang dapat menjadi jalan masuk tikus.
- Menyimpan makanan dalam wadah tertutup.
- Membuang sampah pada tempatnya.
- Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang banyak tikus.
- Menyemprotkan disinfektan sebelum membersihkan kotoran tikus.
Kapan Harus ke Fasilitas Kesehatan?
Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam, nyeri otot, atau gangguan pernapasan setelah terpapar lingkungan yang banyak tikus. Penanganan yang cepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mencegah komplikasi yang lebih berat.
